Langsung ke konten utama

Postingan

Dari Limbah Menjadi Rupiah

Postingan terbaru

Wiskul Asyik di Bogor

Siapa yang belum kenal Bogor? Atau belum pernah ke Bogor? Sebuah kota yang terletak di propinsi Jawa Barat. Yuk, datang deh ke kota kelahiran saya tercinta. Kenalan dan nikmati berbagai wisata di kota hujan ini, salah satunya wisata kuliner dong pastinya. Ada yang bilang bahwa Bogor sekarang adalah miniaturnya Bandung, banyak tempat wisata yang asyik dan makanannya pun endang bhambang, Nek … alias enak-enak bingiiit … hehe. Bicara makanan, pastinya setiap kita mengunjungi satu tempat yang sering dicari adalah makanan khas daerah setempat. Jika, belum mencicipi makanan khasnya rasanya belum afdol ya. Indonesia memang kaya dengan aneka jenis makanan khas daerah, baik yang tradisional maupun modern. Belum lagi street food tiap kota selalu menarik untuk dicicipi. Baiklah, sekarang kita jalan-jalan di Bogor, yuk. Kita cicipin makanan apa saja yang menjadi daya tarik wisata kuliner di kota hujan itu. 1.        Doclang Salah satu makanan khas yang selalu diburu warga Buitenzorg seti

Pentingnya Digital Branding

Teknologi internet dari hari ke hari makin canggih, semua serba digital. Dulu, kita mengenal kata digital pada jam dan kamera digital. tetapi, saat ini hampir segala aspek kehidupan tidak luput dari sentuhan teknologi digital. Rasanya sayang sekali jika era digital ini tidak kita manfaatkan sebaik-baiknya. Sebagai media komunikasi canggih internet dilengkapi dengan berbagai aplikasi sosial media untuk membantu kita lebih mudah menggunakannya. Kemudahan tersebut tentu saja sangat menguntungkan bagi pebisnis, atau yang ingin memulai bisnis. Namun, membangun bisnis melalui internet tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu ilmu dan keberanian untuk menjelajahinya. Sumber gambar: Unsplash.com Saat ini kita sering mendengar kata digital marketing dalam bisnis online. Nah, apakah digital marketing itu sama dengan digital branding? Tentu saja berbeda. Bedanya dimana? Ini loh Guys bedanya: Digital branding adalah upaya kita membangun brand secara online seperti menggunakan website

Mengendalikan Hati Saat Emosi Tinggi

Sebagai manusia normal kita memiliki emosi untuk merasakan suatu hal. Emosi yang kita miliki adalah kelengkapan yang Allah berikan untuk menyempurnakan jasmani dan rohani kita. Saat emosi turun naik, tiap manusia butuh penyalurannya agar fiisk dan psikisnya kembali stabil. Emosi identik dengan hal yang negatif, padahal emosi positif pun sering terjadi. Sedih, galau, baper, marah, sakit hati termasuk emosi negatif. Bahagia, adalah emosi positif. Saat bahagia, orang cenderung meluapkan esmosinya dengan hal yang positif juga. yang berbahaya itu jika emosi negatif datang, biasanya perilaku untuk meluapkan emosi pun cenderung negatif. Adalah hal yang wajar jika kita sedang sedih, atau ada hal menyakitkan perlu tempat untuk menumpahkan emosi tersebut. namun, tidak semua orang melakukannya dengan tepat bahkan banyak yang mengakibatkan efek buruk saat melampiaskan emosi negatif tersebut. Kondisi pikiran dan hati yang sedang terganggu menyebabkan tindakan yang diambil pun sering spontan tan

Cerdas Menggunakan Media Sosial

       Lima belas tahun terakhir, perkembangan media sosial di dunia berkembang amat pesat, termasuk Indonesia. Komunikasi semakin mudah, tak kenal jarak dan waktu. Kapan pun dan di mana pun selagi kuota internet terisi, maka kita akan dengan mudah mengakses segala macam informasi dari belahan bumi manapun.         Positifnya, masyarakat kita jadi sangat melek teknologi, dampak buruknya tentu saja banyak. Salah satunya, jika kita tidak bisa mengendalikan diri, maka akan kecanduan gawai yang isinya berbagai macam aplikasi media sosiai. Berbagai aplikasi itu memang sangat menarik, sehingga bisa menyita waktu dan membuat kita tidak produktif, karena menghabiskan waktu berjam-jam menatap gawai menikmati berbagai sajian media sosial.         Tidak bisa dipungkiri, sebagain besar masyarakat kita sudah kecanduan gawai dan sulit lepas dari alat canggih segenggaman tangan itu. Agar kita tetap waras dan produktif dalam bersosmed maka, kita harus berupaya semaksimal mungkin mengendalikan diri

Lombok yang Unik

Tahun 2018, boleh dibilang tahun travelling bagi saya karena dalam satu tahun itu, saya mengunjungi beberapa kota yang cukup jauh diantaranya Lombok dan Minangkabau. Dua tempat yang sudah lama sekali ingin saya kunjungi, dan alhamdulillah tercapai. Semoga saja tempat-tempat lain di Indonesia yang saya inginkan sekali ke sana, bisa segera saya kunjungi pula.         Kali ini saya akan bercerita sedikit saat travelling ke Lombok bersama rombongan teman sejawat mengajar. Bisa dibayangkan, kan serunya bepergian jauh dengan rekan kerja? Satu pesawat terisi kurang lebih 80% oleh rombongan kami, sisanya penumpang umum. Jarang-jarang banget kami bisa bepergian sejauh itu bersama-sama.          Lombok terkenal sebagai tempat yang indah, salah satu destinasi wisata favorit bagi wisatawan lokal maupun asing selain Bali. Keindahan pantai-pantainya sudah terkenal ke mana-mana. Sudah lama pula saya ingin sekali bertandang ke pulau tersebut. Apalagi setelah membaca salah satu novel Tere Liye yang ber

Sayangi Dirimu Sendiri

        Hidup ini tak semulus kulit bayi, tak selancar aliran air di sungai ciliwung. Setiap orang pasti mengalami berbagai macam kejadian dalam hidupnya. Pahit manis, sedih gembira, susah senang, sempit dan lapang. Dalam setiap naik turunnya kehidupan, ada yang mudah dilewati, ada yang berat, bahkan sangat berat, tak sedikit yang mengalami stress bahkan depresi karena tak kuat menghadapi beratnya ujian hidup.         Meratapi kesulitan atau kesedihan hidup bukanlah solusi terbaik untuk keluar dari semua permasalahan hidup. Tidak mudah memang untuk menata hidup kembali jika Anda pernah mengalami kepahitan yang mungkin sangat melukai hati. Bukan hal yang tidak mungkin juga untuk melewati semua kesedihan, kepahitan ujian itu untuk kembali meraih bahagia. Sumber gambar: Unsplash.com         Sering sekali ya kita mendengar atau membaca kalimat,  Bahagia itu kita yang menciptakan.          Yes , jika kita ingat-ingat lagi bahwa Tuhan menciptakan segala sesuatu di dunia ini berpasang-pasan