Langsung ke konten utama

Guru Zaman Now

Menjadi guru zaman sekarang butuh kesiapan mental yang luar biasa, karena menghadapi generasi milenial. Dimana generasi saat ini sangat jauh berbeda dengan generasi sebelumnya yang belum melek teknologi. Beberapa waktu yang lalu berita viral yang menceritakan kasus-kasus guru yang teraniaya. Dipukul, dipidanakan karena ulah sang guru yang menegur siswanya dalam rangka mendidik siswa tersebut di sekolah tetapi teguran tersebut tidak bisa diterima baik oleh siswa maupun ortunya.

Saya pikir kejadian tersebut hanya berada di daerah lain nun jauh di sebrang pulau sana, ternyata di sekitar saya pun banyak para guru yang mendapat perlakuan tidak sewajarnya dari para orangtua. Saya sendiri sebagai seorang guru bukan satu dua kali mendapat perlakuan yang kurang mengenakkan dari ortu siswa. Ahh, tapi biarkan saja pada akhirnya si ortu itu malu sendiri setelah tahu bahwa anaknya justru yang bermasalah di sekolah tapi orangtua tidak memahami pangkal masalahnya.

Menghadapi para siswa yang aktif, kreatif bahkan agresif ini para guru harus pandai-pandai membawa diri. Guru zaman sekarang gak boleh baperan, gak boleh galak, harus pinter komunikasi dengan siswa, harus bisa memposisikan sebagai teman untuk siswa-siswinya. Guru zaman sekarang harus melek tehnologi, harus kekinian agar bisa mengikuti perkembangan siswanya. Jauh berbeda dengan zaman dulu dimana para siswa benar-benar tunduk dan patuh pada gurunya.



Itu baru dari sisi pemahaman terhadap siswa, belum lagi tuntutan kerja dari pemerintah yang makin super duper terutama untuk guru PNS. Dengan adanya tunjangan profesi yang diberikan seorang guru tidak bisa lagi menjadi guru terbang yang bisa sesuka hati menclok sana sini untuk ngajar di berbagai sekolah. Guru sekarang harus terus mau mengupgrade diri, jika tidak maka akan tergilas oleh zaman. Guru sekarang harus makin banyak baca, banyak bergaul agar wawasannya semakin berkembang sehingga tidak tertinggal jauh oleh perkembangan anak didiknya yang begitu cepat berlari ke depan. Jika guru tidak siap dengan bekal untuk mengajar dan mendidik para siswa maka akan gelagapan menghadapi berbagai karakter dan tingkah laku para siswa yang ajaib-ajaib itu.



Jika guru sedikit saja salah sikap terhadap siswa-siswinya dalam hitungan detik akan langsung viral di akun sosmed para siswa. Itu sebabnya guru zaman now harus pandai-pandai bersikap dan berbicara di depan siswa agar mereka bisa manut dan mudah diajak kerjasama supaya tujuan pendidikan tercapai dan berhasil mencetak generasi muda itu menjadi orang-orang sukses yang berakhlak mulia. Begitu pula jika seorang guru diterima dengan baik oleh para siswa-siswinya, maka nasihat apapun dari para guru tersebut akan mudah diterima anak-anak muda generasi milenial tersebut.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerdas Menggunakan Media Sosial

       Lima belas tahun terakhir, perkembangan media sosial di dunia berkembang amat pesat, termasuk Indonesia. Komunikasi semakin mudah, tak kenal jarak dan waktu. Kapan pun dan di mana pun selagi kuota internet terisi, maka kita akan dengan mudah mengakses segala macam informasi dari belahan bumi manapun.         Positifnya, masyarakat kita jadi sangat melek teknologi, dampak buruknya tentu saja banyak. Salah satunya, jika kita tidak bisa mengendalikan diri, maka akan kecanduan gawai yang isinya berbagai macam aplikasi media sosiai. Berbagai aplikasi itu memang sangat menarik, sehingga bisa menyita waktu dan membuat kita tidak produktif, karena menghabiskan waktu berjam-jam menatap gawai menikmati berbagai sajian media sosial.         Tidak bisa dipungkiri, sebagain besar masyarakat kita sudah kecanduan gawai dan sulit lepas dari alat canggih segenggaman tangan itu. Agar kita tetap waras dan produktif dalam bersosmed maka, kita harus berupaya semaksimal mungkin mengendalikan diri

Wiskul Asyik di Bogor

Siapa yang belum kenal Bogor? Atau belum pernah ke Bogor? Sebuah kota yang terletak di propinsi Jawa Barat. Yuk, datang deh ke kota kelahiran saya tercinta. Kenalan dan nikmati berbagai wisata di kota hujan ini, salah satunya wisata kuliner dong pastinya. Ada yang bilang bahwa Bogor sekarang adalah miniaturnya Bandung, banyak tempat wisata yang asyik dan makanannya pun endang bhambang, Nek … alias enak-enak bingiiit … hehe. Bicara makanan, pastinya setiap kita mengunjungi satu tempat yang sering dicari adalah makanan khas daerah setempat. Jika, belum mencicipi makanan khasnya rasanya belum afdol ya. Indonesia memang kaya dengan aneka jenis makanan khas daerah, baik yang tradisional maupun modern. Belum lagi street food tiap kota selalu menarik untuk dicicipi. Baiklah, sekarang kita jalan-jalan di Bogor, yuk. Kita cicipin makanan apa saja yang menjadi daya tarik wisata kuliner di kota hujan itu. 1.        Doclang Salah satu makanan khas yang selalu diburu warga Buitenzorg seti

Teman yang Menyenangkan

  Sebagai mahluk hidup manusia butuh berteman, jangankan manusia hewan saja butuh teman agar hidupnya tidak kesepian, dan juga untuk beranak pinak. Omong-omong tentang teman, tentunya kita punya banyaaak sekali teman. Mulai dari teman masa kecil hingga sekarang di usia dewasa. Kalau saya bukan dewasa lagi, tapi tua … hehe. Apalagi sekarang, kemajuan teknologi berkembang pesat, membuat jalinan pertemanan semakin meluas hingga ke seluruh dunia. Teknologi membuat kita dan teman-teman seakan tanpa batas dalam berkomunikasi. Dalam arti, jarak yang membentang jauh menjadi dekat dan mudah untuk saling berinteraksi. Namun, dibalik kemudahan itu, pastinya akan banyak pula risiko dan efek negatif dalam berteman seiring bertambahnya jaringan pertemanan kita. Dulu, kita sering mendapat pesan dari orang tua dan para guru agar hati-hati dalam berteman, harus pilih-pilih teman agar kita tidak terbawa pergaulan buruk jika si teman itu membawa pengaruh yang kurang baik. Ternyata hal tersebut tida